Dari Narkoba hingga Sabung Ayam dan LGBT , Aliansi Muslim Touna Bawa Enam Rekomendasi ke Polisi

photo author
- Selasa, 11 Agustus 2026
Dari Narkoba hingga Sabung Ayam dan LGBT , Aliansi Muslim Touna Bawa Enam Rekomendasi ke Polisi
**Keterangan foto:** Kapolres Tojo Una-Una bersama jajaran mengikuti audiensi dengan Aliansi Muslim Touna. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Aliansi Muslim Touna menyampaikan aspirasi dan enam rekomendasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, ter

Tojo Una-una — Keresahan soal keamanan dan ketertiban menjadi bahan pembicaraan Aliansi Muslim Touna dengan jajaran Kepolisian Resor Tojo Una-Una. Mereka datang membawa enam rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi perhatian aparat dalam menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif.

Audiensi digelar di Aula Bhakti Satria Polres Touna dan diterima Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.IK., M.H., bersama sejumlah pejabat utama Polres, Senin (10/8/2026).


Wakapolres Touna, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intel, dan Kapolsek Ampana Kota turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Aliansi Muslim Touna menghimpun sejumlah organisasi Islam di Kabupaten Tojo Una-Una di bawah naungan MUI Touna. Perwakilan MUI dan organisasi kemasyarakatan Islam juga hadir dalam audiensi.

Bagi Aliansi, sejumlah persoalan di tengah masyarakat perlu dibicarakan sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas. Izin keramaian, narkoba, miras, perjudian, sabung ayam, hingga kegiatan yang berkaitan dengan LGBT menjadi bagian dari pembahasan.

Dari pertemuan itu, enam rekomendasi disampaikan kepada kepolisian.

Aliansi meminta polisi lebih selektif dalam memberikan izin keramaian terhadap kegiatan yang dinilai berpotensi bertentangan dengan nilai agama, budaya, dan norma masyarakat. Mereka juga meminta kegiatan yang memperoleh izin dibatasi hingga pukul 23.30 Wita.


Persoalan narkoba dan minuman beralkohol juga menjadi perhatian. Aparat penegak hukum didorong mengusut serta menyelesaikan kasus peredaran dan penyalahgunaan kedua hal tersebut di Touna.

Aliansi juga meminta tidak tersedia ruang maupun fasilitas untuk kegiatan yang dianggap bertentangan dengan hukum dan norma masyarakat, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan LGBT.

Rekomendasi lainnya menyangkut patroli. Aliansi mendorong Polres, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan membangun sinergi untuk melakukan patroli secara rutin.

Sementara perjudian dan sabung ayam diminta menjadi perhatian aparat penegak hukum agar diusut dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Kapolres Touna menerima seluruh masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.

Pertemuan itu menjadi salah satu ruang komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Aliansi berharap enam rekomendasi yang telah disampaikan dapat diikuti langkah nyata sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat Touna tetap terjaga.

Bagi Aliansi Muslim Touna, menjaga kamtibmas bukan semata tugas polisi. Pemerintah, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan warga juga memiliki peran untuk menjaga daerah tetap aman dan kondusif.

 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

X