Dalam sambang tersebut, Usman mengajak warga agar tidak mudah percaya terhadap berita atau pun informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia pun meminta masyarakat untuk berperan bersama menciptakan situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing dan tetap menjaga silaturahmi serta tolerasi antar umat beragama.
Kapolsek Batui Iptu Andriansyah Arthadana, mengungkapkan, perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat selain membawa dampak positif, juga membawa dampak negatif.
“Salah satu dampak negatif yang cukup meresahkan adalah munculnya informasi palsu atau lebih dikenal dikenal dengan istilah hoax,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Andriansyah mengajak masyarakat, untuk bijak dalam menanggapi setiap informasi atau pun berita yang beredar dengan mengecek dulu kebenarannya sebelum disampaikan kepada orang lain atau saring sebelum sharing.
“Diperlukan kecerdasan dan kedewasaan berpikir dalam membagikan suatu informasi atau berita. Kami harap masyarakat tidak mudah mempercayai postingan-postingan di media sosial maupun pemberitaan ketika sumber berita bukan berasal dari lembaga atau instansi yang berwenang,” imbaunya
Berita Terkait
FKD Di Luwuk Timur Palang Jalan PT. Sals Asal Srilanka
Panwascam Nambo Resmi Umumkan Calon PKD Yang Lulus
Polisi Sita Puluhan Liter Cap Tikus di Toili Barat
Warga Batui Keluhkan Lampu Mati Hidup
Fraksi kembali Aksi di PN Luwuk Minta Kejelasaan Kasus Demas
DLH Banggai Gelar Seminar Dan Uji Publik RPPLH 2022
Kapolres Banggai Keluarkan Imbauan Kamtibmas Terkait Isu Penculikan Anak
Soal Bola, Argentina Seolah Cinta Pertama bagi Orang Luwuk
Pemkab Banggai Peroleh Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 Dari Ombudsman Ri
Deputi LAN RI Apresiasi Pelaksanaan Display Inovasi Pemda Banggai