Tojo Una-UnaLayanan kapal penyeberangan perintis di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, kembali berjalan normal setelah sebelumnya mengalami pengurangan jadwal. Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan transportasi laut untuk mobilitas penumpang, distribusi logistik hingga pengangkutan kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tojo Una-Una, Arman K. Tambilalo, mengatakan dua lintasan utama kini kembali dilayani sesuai jadwal. Dengan normalnya pelayanan tersebut, aktivitas transportasi antarpulau di wilayah Touna diharapkan kembali berjalan lancar.

“Jadwal kapal penyeberangan KMP Tuna Tomini kembali melayani lintasan Uebone–Wakai–Gorontalo. Selain itu, lintasan Uebone–Pasokan–Dolong–Marisa juga kembali beroperasi,” ujar Arman dalam keterangan yang diterima, Minggu (2/8/2026).

Menurut Arman, kepastian jadwal pelayaran menjadi hal penting bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan yang masih sangat bergantung pada transportasi laut dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Transportasi laut tidak hanya digunakan untuk perjalanan masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam distribusi kebutuhan pokok dan hasil usaha dari maupun menuju wilayah kepulauan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mengajukan permohonan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI agar frekuensi pelayaran yang sempat dikurangi dapat kembali ditambah.

Permohonan tersebut disampaikan melalui surat resmi Bupati Tojo Una-Una tertanggal 29 Juli 2026. Dalam surat itu dijelaskan bahwa pengurangan jadwal kapal berdampak terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta angkutan kendaraan di wilayah kepulauan.

Dampak lainnya turut dirasakan sektor pariwisata. Terbatasnya jadwal pelayaran dinilai dapat memengaruhi akses masyarakat maupun wisatawan menuju kawasan Kepulauan Togean, yang merupakan salah satu destinasi unggulan di Sulawesi Tengah.

Pemerintah daerah sebelumnya mengusulkan penambahan frekuensi pelayaran pada dua lintasan utama, yakni Ampana–Wakai–Gorontalo yang dilayani KMP Tuna Tomini serta Ampana–Pasokan–Dolong–Marisa yang dilayani KMP Cengkih Afo.

Dengan kembali normalnya layanan kapal perintis, pemerintah daerah berharap konektivitas antarpulau semakin baik, distribusi logistik kembali lancar, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, serta sektor pariwisata Touna kembali bergeliat.